Ternyata Seperti ini Sejarah Rokok di Indonesia

Ternyata Seperti ini Sejarah Rokok di Indonesia

Ternyata Seperti ini Sejarah Rokok di Indonesia

Bagi sebagian bahkan hampir diseluruh dunia orang merokok sudah menjadi kebutuhan karena efek kecanduan yang ditimbulkan oleh rokok itu sendiri. Dibalik kenikmatan rokok ternyata terdapat sejarah rokok yang belum diketahui banyak orang. Bagaimana ceritanya?

Sejarah rokok dimulai pertama kali oleh suku maya, indian dan aztec di benua Amerika pada seribu tahun sebelum masehi. Adanya tradisi mengunyah dan membakar tembakau tersebut dilakukan sebagai bentuk simbol persaudaraan dan penghormatan saat berkumpulnya beberapa suku. Lantas kapankah sejarah rokok pertama kali di indonesia?

Diperkirakan sekitar tahun 1870 industri rokok di Indonesia mulai dikembangkan oleh Haji Djamhari, warga kudus. Awal mulanya sejarah rokok ini ketika beliau merasa sakit pada dada kemudian mengunyah minyak cengkeh dan menggosoknya pada dada.

Haji Djamhari merasa lebih baik karena itu kemudian beliau kembali merajang cengkeh tersebut hingga halus dan mencampurkan nya dengan tembakau. Hasil campuran tersebut kemudian dibungkus dengan menggunakan klobot atau jerami dan dihisap. Merasa eksperimennya berhasil membuatnya merasa lebih baik beliaupun merekomendasikan kepada teman teman dekatnya untuk mencobanya.

Rokok cengkeh yang berhasil diraciknya tesebut kemudia dijadikan sebagai mata pencaharian. Orang-orang Jawa mengenalnya sebagai rokok kretek. Karena ketika dihisap rokok tersebut menghasilkan bunyi kretek-kretek.

Pada sekitar tahun 1865-1870 rokok telah menjadi sumber pencaharian yang penting karena banyak peminatnya, disamping itu perbedaan jenis rokok berdasarkan kertas pembukusnya membuat harganya menjadi relatif berbeda.

Berikut ini sejarah rokok yang juga sudah dikenal sejak tahun 1900

  1. Di Magelang dan Mutilan dikenal sebagai rokok nipah pada tahun 1900
  2. Mulai berdirinya indutri H.M Sampoerna di daerah Surabaya pada tahun 1910
  3. Di semua kota-kota di kabupaten Jawa Tengah mulai bermunculan pabrik rokok kretek pada tahun 1925
  4. Mulai munculnya pabrik rokok cengkeh di Jombang, Jawa Timur pada tahun 1920
  5. Di Kebumen, Kutoarjo dan Purworejo pada tahun 1930 muncul rokok wangen
  6. Pada tahun 1931 rokok mulai menyebar ke seluruh bagian utara daerah Surakarta, Yogyakarta dan Magelang Jawa Tengah

Demikianlah, sampai saat ini rokok masih menjadi mata pencaharian yang menjanjikan serta dapat menyumbangkan pemasukan yang cukup besar untuk negara dengan pajaknya.