Arti Makar dan Sejarahnya di Indonesia

Arti Makar dan Sejarahnya di Indonesia

Arti Makar dan Sejarahnya di Indonesia

Penangkapan terduga makar marak terjadi di Indonesia beberapa waktu belakangan. Seseorang yang melakukan tindakan atau perbuatan yang merayu, mengelabui atau berkhianat disebut makar. Sebenarnya apa arti makar tersebut? Yuk, simak ulasan singkat terkait pengertian dan sejarah makar berikut!

Arti makar

Arti makar berasal dari bahasa Arab yang bermakna menipu, memerdaya, membujuk, mengelabui, dan mengkhianati. Sedangkan arti makar berdasarkan kamus KKBI adalah perbuatan atau usaha menjatuhkan pemerintahan yang sah. Di dalam KUHP, makar disebutkan dalam pasal 87, 104, 106, 107, 139a, dan 139b. Orang yang mengemukakan makar atau hasutan yang mengajak mobilisasi massa untuk mengacau dan menggulingkan pemerintah bisa dikenai tindak pidana.

Sejarah makar di Indonesia

Kejahatan perorangan atau organisasi yang berniat melakukan pemberontakan yang merebut pemerintahan sah dengan cara paksa merupakan arti makar. Indonesia memiliki beberapa kali sejarah makar yang menentang ideologi bangsa dan membunuh banyak warga sipil tak bersalah.

1. Pemberontakan PKI

Tindakan makar yang melukai bangsa Indonesia terjadi pada tahun 1948. Musso sebagai pemimpin PKI melakukan pemberontakan yang membunuh banyak manusia di Madiun. Setelah PKI berhasil ditumpas pasukan Siliwangi, sejarah pemberontakan PKI lanjutan kembali terulang pada tahun 1965.

Peristiwa genosida yang membunuh banyak orang termasuk perwira petinggi Angkatan Darat. Kejahatan PKI tidak terampuni yang telah membunuh banyak orang dan upaya menggulingkan pemerintah Soekarno waktu itu. Kini makar pada pemerintah, ideologi bangsa dan makar pada kepala negara harus ditumpas dari bumi nusantara.

2. Pemberontakan PRRI

Dilakukan oleh dewan daerah yang tidak mendapatkan kepuasan atas kebijakan pemerintah pusat dalam alokasi dana pembangunan. Pemberontakan dilakukan di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Utara pada tahun 1958.

3. Pemberontakan Permesta

Gerakan pemberontakan yang mendukung PPRI di Indonesia bagian timur pada tahun 1958. Pemerintah memerintahkan pasukan untuk memberantas pemberontakan yang mendapat dukungan asing ini.

4. Makar Daniel Maukar

Tidak hanya organisasi saja, makar juga pernah dilakukan oleh perorangan. Peristiwa penyerangan menggunakan pesawat tempur menghancurkan istana negara oleh Daniel Maukar.

Sejarah pemberontakan atau makar di Indonesia merupakan pelajaran penting. Kesatuan negara memerlukan integrasi nasional yang kuat. Tidak ada orang atau organisasi yang bisa menghancurkan kekuatan dan kedaulatan negara selama masyarakat tidak gampang terpengaruh dan memegang ideologi nasional. Arti makar harus diketahui semua warga negara agar bisa melaporkan tindakan yang mengarah upaya penyerangan atau pemberontakan pada pemerintah yang sah.